Kabut Asap Makin Tebal, Warga Batam dihimbau Untuk Gunakan masker.

KING'S FM BATAM - Kabut asap terpantau kembali menyelimuti udara Kota Batam sejak Senin pagi (14/09/2026). Dua hari sebelumnya sempat hilang karena hujan turun dengan derasnya. Udara yang tercemar akibat asap karhutla tersebut sangat membahayakan kesehatan manusia apabila terhirup, terpapar di kulit dan mata. Gejala awal mata perih, nafas sesak dan batuk.
Menyikapi kondisi udara Kota Batam yang tidak sehat, BMKG menghimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas diluar ruangan sementara waktu sampai kabut asap mereda.
Walikota Batam Amsakar Achmad dan wakil walikota Batam, Li Claudia Chandra juga memberikan imbauan kepada seluruh warga Batam dan sekitarnya, agar menjaga kesehatan dan menggunakan masker apabila berada di luar ruangan.
Jenis masker yang di anjurkan adalah masker N95 yang dapat menyaring partikel kecil. Satu lagi masker medis yang berwarna putih biru yang dapat membantu mengurangi paparan debu dan partikel lain di udara.
Berdasarkan pantauan platform kualitas udara IQAir pada jam 06.00 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI US) tercatat berada di angka 178, yang masuk dalam kategori "Tidak Sehat". Hal ini bisa terlihat dengan mata kondisi langit Kota Batam yang tertutup kabut tebal dan adanya kekaburan udara.
Bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan, penggunaan masker pelindung sangat dianjurkan untuk meminimalisir dampak buruk polusi udara terhadap kesehatan. (Wati)