Kingsfm - Batam, Akses jalan masuk menuju jalan pintas di kawasan DAM Duri Angkang dibatasi dengan cara dipersempit di bagian pagar besinya. Sehingga hanya muat untuk dilalui oleh satu unit sepeda motor saja. Terlihat sangat pas-pasan sehingga membuat kemacetan karena antrian panjang pengguna jalan tersebut pada Rabu pagi (21/10/2026). Kondisi ini diunggah oleh sebagian masyarakat pengguna jalan ke media sosial.
Akses jalan dari arah Tanjung Piayu membelah kawasan Danau DAM Duri Angkang di sisi kiri dan laut Tanjung Piayu di sisi kanannya. Jalan pintas ini biasanya digunakan oleh masyarakat Tanjung Piayu menuju Telaga Punggur dan Nongsa maupun arah sebaliknya. Karena bisa memangkas jarak dan waktu tempuh yang lumayan singkat.
Namun walaupun jalan ini sudah dipakai bertahun- tahun tapi sebenarnya memang bukan diperuntukkan sebagai sarana jalan umum. Dengan tujuan membantu masyarakat mempersingkat perjalanan dan mengurangi kemacetan di jalur utama menuju Nongsa dan Telaga Punggur, maka pihak pengelola kawasan DAM Duri Angkang mengizinkan kendaraan roda dua melintasi area tersebut.
Tidak diketahui alasannya akhir-akhir ini pihak pengelola mempersempit akses pintu masuk dengan menambahkan dua batang besi di pagarnya. Sehingga kendaraan bermotor yang biasanya bisa berpapasan saat melewati pintu tersebut harus antri satu persatu agar lolos ke sebelahnya. Tukang kurir atau paket pun sekarang tak bisa menggunakan akses jalan ini.
Banyak warga yang menyimpulkan bahwa bisa jadi ini adalah tanda-tanda jalan pintas ini akan ditutup selamanya. Sehubungan dengan itu proyek pembangunan jalan lingkar selatan terlihat sedang dikebut. Jalan yang melintasi Tanjung Piayu - Bagan untuk menuju Telaga Punggur sudah mulai terlihat progresnya. Namun berdasarkan pantauan lapangan, masih banyak masyarakat yang berharap agar diizinkan untuk melewati jalan di kawasan DAM Duri Angkang tersebut karena sudah terbiasa dan lebih dekat.(Wati)

