Kingsfm - Batam, Imbas pemadaman listrik massal (blackout) di wilayah Batam, selama kurang lebih 30 jam mulai Senin pagi (12/10) sampai Selasa siang, PT. PLN Batam menyampaikan permintaan maaf melalui video rilis kepada seluruh pelanggan yang terdampak.
Video klarifikasi singkat yang disampaikan oleh Sekretaris PT. PLN Batam Rudi Antono, selain permintaan maaf, PT. PLN Batam juga menyebutkan masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan sebagai indikasi awal penyebab pemadaman listrik atau blackout yang melanda sejumlah wilayah di Batam.
Namun demikian Rudi menjelaskan bahwa PLN Batam masih melakukan investigasi lanjutan untuk memastikan penyebab pasti gangguan tersebut. Saat ini pemulihan aliran listrik sudah dilakukan dan berjalan normal.
Rudi mengakui bahwa PLN Batam mengalami devisit listrik sebesar 40 MW. Berdasarkan data PLN Batam beban system yang tersedia saat ini hanya ada sekitar 550 MW, sedangkan kebutuhan listrik Batam sekitar 590 MW. Untuk menyiasati hal tersebut, kedepannya PLN Batam akan melakukan pemadaman listrik secara bergilir.
Atas kejadian yang tidak biasa ini, PLN Batam akan memberikan kompensasi kepada para pelanggan dan berjanji untuk lebih meningkatkan komitmen dan kinerjanya dalam melayani masyarakat dimasa mendatang.(Wati)

