KPI Pusat Gelar FGD Evaluasi Aplikasi SMILED bersama Lembaga Penyiaran se-Indonesia

Kingsfm - Batam, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait evaluasi implementasi Aplikasi SMILED melalui link zoom meeting, pada Kamis pagi (29/10/2026) mulai jam 09.00 - 12.00 wib. Bertempat di kantor KPI Pusat Jakarta, FGD diikuti oleh kurang lebih 145 Lembaga Penyiaran se-Indonesia. Acara dibuka oleh Wakil Ketua KPI Pusat, Evri Rizqi Monarshi dengan menghadirkan dua orang Narasumber yakni Muhammad Reza dan Samdea. Kegiatan ini berada di bawah agenda Bidang Pengembangan Kebijakan dan Struktur Penyiaran. 

SMILED merupakan singkatan dari Sistem Manajemen Informasi Izin, Lembaga, dan Direktori (sebelumnya dikenal sebagai Sistem Manajemen Informasi Lembaga Direktori). Aplikasi ini berfungsi sebagai basis data terintegrasi yg menghimpun data Profil Lembaga Penyiaran Berizin (TV dan Radio), direktori, program siaran, jadwal siaran, hingga aspek perizinan ke dalam satu sistem digital. Selain itu juga bisa dijadikan sebagai instrumen dan indikator utama bagi KPI Pusat dan KPID di seluruh Indonesia untuk melakukan monitoring serta evaluasi berkala terhadap kesesuaian program siaran. 

Aplikasi SMILED telah dirancang untuk berinteroperabilitas dengan sistem e-penyiaran di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk mempermudah pemetaan data secara nasional. Sejak diluncurkan bulan Juli 2024 lalu , SMILED terus disosialisasikan oleh KPI Pusat. FGD evaluasi implementasi aplikasi SMILED dilakukan sebagai bagian dari komitmen KPI Pusat dalam mendorong transformasi digital serta mewujudkan tata kelola pengawasan penyiaran nasional yang modern, efektif, akuntabel, dan transparan. 

Dari diskusi yang berlangsung setelah pemaparan materi oleh Narasumber, terungkap beberapa kendala yang dihadapi Lembaga Penyiaran terkait SMILED. Seperti masih banyak Lembaga Penyiaran baik TV dan Radio yang belum mengetahui tentang aplikasi SMILED ini. Ada beberapa Lembaga Penyiaran yang pernah memiliki akun dan mengisi pola siaran, tapi di kemudian hari tidak bisa masuk sehingga akun tidak digunakan lagi karena lupa password dan username. Beberapa peserta yakni Metro TV , MNC TV, SCTV, EMTEK, KPID Bali, KPID Kalbar, KPID Lampung, KPID Jakarta dan lainnya bergantian mengajukan usul serta memberi masukan agar aplikasi SMILED lebih mudah digunakan oleh Lembaga Penyiaran.

Radio Kingsfm Batam yang diwakili oleh Hasnawati, sebagai salah satu Lembaga Penyiaran Swasta di kota Batam turut hadir dalam FGD melalui undangan dari KPID Provinsi Kepri pada Kamis pagi sebelum FGD dimulai. Sebagai Radio yang baru saja mengudara menyambut baik kegiatan seperti ini. Dan berharap agar dilakukan Sosialisasi ataupun Bimtek dari instansi terkait baik dari pusat maupun daerah agar lebih memahami apa itu SMILED dan bagaimana cara menggunakannya. Bimtek ini tentunya sangat penting dilaksanakan kedepannya agar Lembaga Penyiaran terutama di daerah, tidak salah dalam menginput data yang digunakan dalam aplikasi.(Wati)